NEWS

44 Finalis Puteri Indonesia 2022 Ikuti Pembekalan BNN Menjauhkan Drugs dari Gaya Hidup

Jakarta Memasuki karantina Pemilihan Puteri Indonesia 2022 hari ke-lima, para finalis akan mendapatkan pembekalan materi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) mengenai bahaya narkoba di ruang kelas padang Room  Hotel The Westin Jakarta, hari Senin, (22/5).
 
Pembekalan disampaikan oleh Analisis Pengembangan Model Pencegahan Bahaya Narkoba BNN, James Tampubolon. 
 
James Tampubolon mengatakan bahwa Puteri Indonesia diharapkan menjadi kepanjangan  pemerintah dalam sosialisasi bahaya penggunaan narkoba dan mendukung edukasi serta mengajak peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam memberantas narkoba.
 
44 finalis Puteri Indonesia 2022 terlihat sangat antusias mengikuti pembekalan ini. Beragam pertanyaan diajukan untuk menambah pengetahuan sebagai bekal yang harus dipahami dan pelajari sebagai Duta BNN.
Melalui sesi pembekalan narkoba ini, diharapkan para finalis dapat membantu menyuarakan bahaya narkoba di provinsinya masing-masing. Ini menjadi bagian dari kerja sama antara BNN dan Yayasan Puteri Indonesia dalam memberantas narkoba.
 
Puteri Indonesia 2020, Rr. Ayu Maulida Putri yang turut hadir mengatakan bahwa  44 finalis Puteri Indonesia 2022 akan menjadi Kader dan Duta Anti Narkoba di daerahnya masing-masing. Mereka akan dibekali berbagai pembekalan dari BNN untuk mendapat arahan bahwa narkoba merupakan barang yang berbahaya. Bukan hanya untuk diri sendiri, keluarga, teman, namun bagi bangsa Indonesia. Jadi, sebagai figur perempuan Indonesia bisa dipastikan bahwa para finalis ini bebas dari narkoba.
 
Banyak contoh kasus-kasus penggunaan obat-obatan terlarang yang berakibat fatal bagi yang mengkonsumsinya akan ditampilkan sebagai imbauan kepada finalis untuk menjauhi narkoba serta mengajak untuk berbuat dalam mengkampanyekan anti narkoba. 
 
“Puteri-puteri ini merupakan orang pilihan dari daerahnya. Maka kesempatan ini jangan disia-siakan untuk berbuat kepada bangsa dengan membantu pemerintah dalam memsosialisasikan bahaya narkoba,” ujar James Tampubolon.
 
Pihak BNN meminta semua elemen untuk berbuat, bangsa ini dalam keadaan darurat narkoba dimana penyalahgunaan dan peredarannya begitu masif dan telah menelan korban banyak. Oleh karena itu, menjadi Puteri Indonesia tidak hanya cantik, cerdas, dan berbudi pekerti namun diharapkan juga mampu menginspirasi masyarakat juga bahwa menjadi figur masyarakat tidak dengan menyalahgunakan narkoba melainkan dengan berkarya dan berprestasi.
 
Ayuma berharap kepada para finalis agar dapat mengedukasi dan melakukan kampanye anti narkoba serta menjauhkannya dari gaya hidup. Menurutnya, suara Puteri Indonesia cukup didengar bagi wanita untuk bisa mengajak masyarakat bebas dari narkoba

Untuk Informasi Lebih Lanjut:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     

Corporate Communication

Telp. (021) 830 6754

logo.png

GEDUNG GRAHA MUSTIKA RATU LT.PH

Jl. Gatot Subroto No.74-75, RT.2/RW.1, Menteng Dalam, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870

Follow Us

Copyright © Puteri Indonesia 2021
Iveenven