• Home
  • NEWS
  • News
  • Puteri Indonesia 2018 hadiri Penyerahan Hibah Bangunan Set Film Sejarah Sultan Agung

Puteri Indonesia 2018 hadiri Penyerahan Hibah Bangunan Set Film Sejarah Sultan Agung

Pendiri dan Presiden Direktur Mustika Ratu Group serta pendiri Yayasan Putri Indonesia dan pendiri Mooryati Soedibyo Cinema, lbu DR.BRA Mooryati Soedibyo S.S., M.Hum.,

hari ini (15/7) di usia ke-90 tahun menghibahkan bangunan set Film Sejarah Sultan Agung yang berlokasi di Desa Gamplong, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kepada masyarakat Indonesia.

Prakarsa tersebut merupakan upaya lbu Mooryati Soedibyo untuk menyampaikan amanah pahlawan-pahlawan nasional kepada masyarakat Indonesia serta membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Gamplong.

Acara ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo, Ibu Mooryati Soedibyo sebagai Pendiri Mooryati Soedibyo Cinema sekaligus Produser Eksekutif Film 'Sultan Agung: The Untold Love Story',dan sutradara Hanung Bramantyo serta Puteri Indonesia 2018, Sonia Fergina Citra, Puteri Indonesia Lingkungan 2018, Vania Herlambang dan Puteri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda Octaviana.

Selain itu, turut hadir pula sejumlah pemain utama Film 'Sultan Agung: The Untold Love Story', di antaranya Ario Bayu, Anindia Kusuma Putri (Putri Indonesia 2015 dan Best 15 Miss Universe 2015), Adinia Wirasti, Marthino Lio, dan Putri Marino.

Menurut lbu Mooryati Soedibyo, pembangunan sejumlah bangunan set Film Sultan Agung yang ditindaklanjuti dengan hibah kepada masyarakat Desa Gamplong merupakan wujud persembahan Mooryati Soedibyo Cinema kepada masyarakat Indonesia.

"Melalui bangunan set Film Sultan Agung dan Film Sultan Agung yang akan diluncurkan ke khalayak luas dalam waktu dekat, kami ingin membawa pesan amanah pahlawan-pahlawan nasional negeri ini untuk mewariskan kekayaan budaya bangsa dan sejarah Indonesia kepada generasi masa kini," ujar lbu Mooryati Soedibyo.

Adapun bangunan set Film Sultan Agung yang dihibahkan terdiri dari Pendopo Keraton Mataram, Songgo Mataram, Benteng VOC, Jembatan Ungkit, Kampung Mataram, dan Kampung Pecinan.

Bangunan set film Sultan Agung mulai dibangun pada tahun 2017 dan selama ini telah menjadi lokasi pengambilan gambar untuk film sejarah 'Sultan Agung : Tahta, Perjuangan, dan Cinta' (The Untold Love Story).

Bangunan tersebut berdiri di atas lahan desa milik pemerintah Desa Sumber Rahayu seluas 2 hektare. Pemerintah atau desa setempat memberikan izin (ipt/ipl) lahan tersebut kepada pengelola selama 20 tahun.

Puteri Indonesia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyaksikan penayangan Film 'Sultan Agung: The Untold Love Story' yang dijadwalkan pada tanggal 23 Agustus 2018, di bioskop-bioskop terkemuka seluruh Indonesia.

 

“ Sebagai remaja Indonesia kita wajib untuk menyaksikan film Sultan Agung yang penuh dengan kisah sejarah, budaya, nilai nilai perjuangan untuk menumbuhkan rasa cinta pada bangsa dan pahlawan kita” , ungkap sonia