• atas new
  • homepi1 2017
  • homepi1 material

    Puteri Indonesia 2016, Kezia Warouw berhasil masuk Top 13

    UNI2016 00154Manila – Perjuangan Puteri Indonesia 2016, Kezia Warouw, di ajang Miss Universe akhirnya berhasil meraih posisi TOP 13. Di ajang Miss Universe ini yang diselenggarakan di Mall of Asia Arena, Manila, Senin (30/1). Kezia bertarung dengan 85 wanita cantik lainnya dari seluruh dunia untuk memperebutkan mahkota Miss Universe menggantikan Pia Wurtzbach yang berasal dari Filipina. Sebelumnya Kezia telah banyak diunggulkan dari berbagai kalangan baik nasional maupun international untuk memperebutkan mahkota Miss Universe 2016, apalagi sebelumnya Kezia terpilih sebagai Miss Phoenix Smile.

    Penghargaan ini menjadi prestasi awal Kezia dalam kompetisi in, namun Kezia gagal bersama tiga finalis lainnya, Raissa Santana (Brazil), Keity Drennan (Panama), dan Valeria Piazza (Peru) untuk melangkah dari Top 13 ke Top 9. Keberhasilan ini menambah deretan prestasi untuk Indonesia diajang kontes kecatikan bergengsi Internasional, sebelumnya Puteri Indonesia RU 3, Ariska Putri Pertiwi berhasil memperebutkan mahkota Miss Grand International, di susul Puteri Indonesia Lingkungan 2016, Felicia Hwang berhasil meraih 2nd Runner Up & Miss Best Dresser di Ajang Miss International, Puteri Indonesia Pariwisata 2016, Intan Aletrino meraih Top 10 dan Miss Multimedia di ajang Miss Supranational dan kini Puteri Indonesia 2016 meraih Top 13 Miss Universe. Dari Manila, melalui sambungan telepon Kezia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia. “ Terima kasih kepada Ibu Putri K Wardani, Yayasan Puteri Indonesia, Mustika Ratu, Bapak Arief Yahya beserta seluruh jajaran Kementerian Pariwisata, orang orang terdekat saya, Pageant lover, designer, Media di tanah air dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan doa pada saya. Inilah pencapaian yang saya raih dan saya persembahkan untuk Indonesia. Terima kasih Indonesia, ” ucap Kezia. Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri K Wardani mengatakan. “ Saya sangat terkesan dan bangga dengan prestasi ini. Dimana Indonesia mampu bersaing dengan 85 negara yang semuanya sudah berpengalaman dan Indonesia berhasil masuk dalam jajaran Top 13. Keberhasilan ini tentu saja tidak lepas dari berbagai persiapan yang telah dibelaki oleh Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu dalam waktu 1 tahun dan diikuti dengan baik oleh Kezia. Semoga tahun depan Indonesia bisa lebih baik lagi untuk dapat masuk ke TOP 6 sampai 3. Untuk mahkota Miss Universe tahun ini berhasil di raih oleh : Iris mittenaere (France) disusul Runner up 1 oleh Raquel Pelissier (Haiti) dan Runner up 2 oleh Andrea Tovar ( Colombia ). Tantangan untuk Yayasan Puteri Indonesia Mendengar hasil akhir yang diraih Puteri Indonesia 2016, Kezia Warouw di ajang Miss Universe sebagai Top 13, Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri K Wardani menjelaskan secara detail prihal persiapan yang telah dilakukan oleh Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu untuk mengirimkan wakilnya ke ajang kecantikan international. Berikut kutipan Putri yang direlease untuk media. “ Masih banyak dan tantangan tantangan besar untuk Yayasan Puteri Indonesia serta Pemenang Puteri Indonesia ke depan untuk terus meraih prestasi yg lebih baik. Tantangannya kedepan adalah bagaimana mendapatkan kandidat & mendidiknya hingga bisa menjadi pribadi yg lepas, berani berbicara & spontaneous (outspoken) serta pandai berekspresi sehingga mampu menjadikan story yang biasa biasa saja menjadi lebih menarik untuk didengar. Ini kelihatannya mudah,tetapi sebenarnya sangat sulit karena tradisi budaya kita tidak mengajarkan demikian. Bisa diperhatikan bahwa pemenang darir Asia lebih banyak didominasi oleh India dan Philippines dimana personalita budaya mereka memang lebih terbuka & pandai merangkai kata. Selain itu prasyarat teknis lainnya seperti catwalk pageantry yang berbeda dg catwalk model harus didalami. Sektor ini lebih mudah untuk dicapai asalkan bisa menyiapkan budget untuk mengirim kandidat pada guru guru internasional yg bagus & sesuai keahliannya. YPI tentu tidak dapat bekerja sendiri melainkan memerlukan bantuan & kerjasama yg baik dengan pemerintah, instansi instansi terkait, masyarakat untuk berkontribusi aktif. Untuk mencetak atlit yg handal diperlukan pelatihan dlm waktu yg tidak sebentar atas bibit yg baik, dengan melibatkan trainer yang handal dan biaya yg tidak sedikit. Mudah mudahan dengan pemahaman ini akan semakin bertumbuhnya kesadaran masyarakat & pemerintah akan manfaat ajang beauty pageant internasional ini ,jalan menuju prestasi yg lebih baik akan semakin terbuka. Kini sudah semakin banyaklah masyarakat dunia yang mengenal Indonesia dengan lebih baik, melalui keramah tamahan wakil kita ,melalui keindahan baju baju hasil kreasi industri berbasis budaya dan berbasis kreatif yang dikenakan Puteri Indonesia, serta melalui produk produk kecantikan & perawatan kesehatan tradisional Mustika Ratu yang selalu digunakan & dibagi2kan oleh wakil2 kita . Citra positif inilah yang YPI titipkan kepada Duta duta bangsa kita, yang tahun ini dibawakan dengan sangat cantik oleh seorang gadis berusia 25 tahun, sarjana IT,bernama Kezia Warouw. Dunia menjadi tahu bahwa Indonesia adalah negara besar dengan 250 juta penduduk yang mayoritas muslim, memiliki keindahan dasar negara yaitu PANCASILA, yang tahun ini dijadikan thema national costume dg judul "Garuda Unity in Diversity". Dan bahwa ekonomi kita sedang dalam proses tumbuh dg adanya destinasi2 pariwisata,serta produk2 kreatif & berbasis budaya yg ditampilkan oleh kandidat kita. Kesuksesan misi ini lebih besar daripada hanya sekedar memenangkan pageant semata. Dan Kezia representing with flying color. Excellent. Ini yg masyarakat perlu pahami & ketahui. Miss Universe Pageant ke 65 di Manila Philippina menjadi ajang yg sangat disoroti di social media 3 minggu terakhir ini. Pasalnya 86 wanita cantik,cerdas & berbakat dr seluruh dunia berkumpul di karantina sebuah ajang lomba kecantikan yg paling bergengsi di jagad ini. Setelah lepas dr Donald Trump kepemilikan ajang ini berpindah ke IMG,sebuah perusahaan no 1 di dunia di bidang entertainment & talent search. Kwalitas dari penyelenggaraan s.d pemilihan juri nya pun sangat terjaga. Semua harus standard & dikenal secara internasional. Kezia Warouw selalu Puteri Indonesia 2016 mendapatkan kesempatan berharga dikirim oleh Yayasan Puteri Indonesia,selaku franchise holder,utk mewakili Indonesia & memulai masa karantina kemarin pada tgl 12-30 Januari yang lalu. Selama 11 bulan lamanya,sejak dipilih sebagai Puteri Indonesia 2016 Kezia disediakan berbagai training & perawatan yg dapat & harus dimanfaatkan secara terus menerus. Dari mulai training bahasa Inggris melalui ILP oleh "native speaker", public speaking oleh Choky Sitohang,catwalk (karena Kezia sudah seorang model,dimana dinilai tidak perlu training catwalk dasar) dilatih oleh senior2 Puteri Indonesia yg bagus penampilan catwalknya seperti Elvira Devinamira , Anindia Putri ,Artika Saridevi, Whulandary Herman dan lainnya, fitness & pembentukan badan oleh personal trainer. Di apartment para Puteri juga tersedia kolam renang & ruangan fitness dg treadmill yg bisa diakses setiap hari untuk berlatih. Kursus merias wajah & hairdo sendiri oleh Moor's Professional Make Up by Mustika Ratu,perawatan wajah dg alat oleh Miracle Clinic,perawatan tubuh & relaksasi oleh Taman Sari Royal Heritage Spa. Untuk mengisi pengetahuan umum dasar Bp.Prof.DR.Wardiman Joyonegoro & ibu Kusumadewi melakukan coaching apa saja yg harus dipelajari. Tidak hanya itu tapi masih seabreg lagi pelatihan2 Kezia. Photo sessions oleh mas Ronny Ario Jorwono & mas Rudi Harry. Dan pose direction oleh mas Nikho. Gunanya adalah agar Kezia paham pose2 apa saja dr Kezia yg bagus di kamera,sehingga dia bisa melakukan & mempraktekkannya di masa karantina apabila harus diambil fotonya oleh media. Pengetahuan dasar mengenai pariwisata & budaya Indonesia juga secara umum diajarkan,agar bisa menjadi bahan sosialisasi & pembicaraan di waktu karantina. Pendek kata,YPI mencoba untuk dapat meng"cover" semua lini yg diperlukan untuk memoles kandidat. Dalam bahasa Inggris misalnya,selain kursus dengan native speaker,Kezia sangat beruntung mendapatkan roommates Felicia & Intan yg sangat fasih berbahasa Inggris. Kesempatan Kezia untuk melatih & mempraktekkan bahasa Inggrisnya dapat dilakukan setiap hari dg teman2 sekamarnya ini. Karena dalam bahasa,praktek lebih penting daripada teori pengetahuan. Jadwal tugas yg diperankan oleh masing2 pemenang Puteri Indonesiapun tetap menyisakan waktu untuk bisa menjalankan training2 di atas. Karena memang,peran sebagai sosok Puteri Indonesia tetap harus menjalani kegiatan sosial,hadir pada acara2 resmi,menjadi Duta BNN,mensosialisasikan produk2 budaya Indonesia,menjalankan fungsi membantu Kemenpar,dll. Hal ini juga dapat menjadi bahan tambahan penilaian. Selama 3 minggu masa Karantina Kezia sudah melakukan tugasnya dg luar biasa baik. YPI merasa sangat bangga melihat Kezia yg begitu banyak mendapatkan coverage media cetak,TV & social media. Kegigihan Kezia selama masa karantina telah membuahkan hasil dia masuk 12 besar (berada pada urutan ke 11) pilihan juri (bukan voting) & miss congeniality/smile. Kezia menampilkan dirinya dg sangat hebat,tenang saat penjurian preliminary catwalk & menjawab pertanyaan. Dia juga tampil sangat cantik dg make up & hairdo nya semalam. Di Grand Final pagi ini Kezia terlihat lebih gugup. Make up & hairdonya juga tidak sesempurna semalam. Kelihatannya,krn waktu penayangan live di Manila jam 7 pagi,jadi mungkin tata rias dilakukan sejak jam 3 pagi. Tentu kondisi fisik kandidat & make up artistsnya juga bisa menjadi berbeda. Saya sangat bisa memahami kegugupan Kezia juga. Kalau sampai kesadaran bahwa ratusan juta manusia dr seluruh dunia menjadi audience tiba2 menyerang,maka bisa hilang semua logika2 ketenangan & penguasaan diri dalam latihan yg diajarkan. Para kritikus pageant yg siap menyerang Kezia terkadang tidak bisa membayangkan hal ini. Lepas dari apapun,secara garis besar keseluruhan,Kezia sudah mewakili Indonesia dg sangat baik & sukses. Penampilannya membanggakan. Misi YPI untuk memperkenalkan Indonesia & budayanya ke mancanegara telah sampai ke masyarakat Internasional. Kezia telah memperkenalkan industri berbasis budaya Indonesia melalui cara mem-bagi2kan foot spray parem liquid dr Taman Sari Spa Mustika Ratu & juga scarf Batik dr Sizzy Matindas kepada pada peserta pageant & panitya. Juga Kezia telah mampu memperkenalkan baju2 tradisional Indonesia maupun hasil industri kreatif Indonesia,seperti karya Dynand Fariz,Anne Avantie,Ivan Gunawan,Anaz Khairunaz,dan lain lain.”

    Finalis Puteri Indonesia 2017

    • 01-PAPUA-REV-L1210051_1.jpg-
    • 02-PAPUABARAT-REV-L1200872_1
    • 03-MALUKU-UTARA-2017_1
    • 04-MALUKU-2017_1
    • 05-SULAWESI-SELATAN-2017e1_1
    • 06-SULAWESI-BARAT-2017e1_1
    • 07-SULAWESI-TENGGARA-2017_1
    • 08-SULAWESI-TENGAH-2017_1
    • 09-SULAWESI-UTARA-2017_1
    • 10-GORONTALO-2017_1
    • 11-KALIMANTAN-UTARA-2017_1
    • 12-KALIMANTAN-TIMUR-2017_1
    • 13-KALIMANTAN-SELATAN-2017_1
    • 14-KALIMANTAN-BARAT-2017_1
    • 15-NTT-REV-L1200961_1
    • 16-NTB-REV-L1210022_1
    • 17-BALI-REV-L1200809_1
    • 18-JAWATIMUR-REV-L1200742_1
    • 19-YOGYA-REV-L1200677
    • 20-JAWA-TENGAH-
    • 21-JAWABARAT-REV-L1200510
    • 22-BANTEN-L1200377
    • 23-DKI6-REV-L1200909
    • 24-DKI5-L1200465
    • 25-DKI4-REV-L1200640
    • 26-DKI-3-2017-e1
    • 27-DKI-2-2017
    • 28-DKI-1-2017
    • 29-LAMPUNG-REV-L1200848
    • 30-BENGKULU-2017
    • 31-BANGKA-BELITUNG-2017
    • 32-SUMATERA-SELATAN-2017e1
    • 33-JAMBI-L1200251
    • 34-KepRiau-REV-L1200710
    • 35-RIAU-REV-L1200592
    • 36-SUMATERABARAT-L1200340
    • 37-SumateraUtara-REV-L1200205
    • 38-ACEH-L1200290

    Alumni Puteri Indonesia

    • 1992-1993-Indira-Soediro
    • 1994-Vena-Melinda
    • 1995-Shanti-Manahutu
    • 1996-1999-Alya-Rohali
    • 2000-Bernika-Ifada
    • 2002-Melanie-Putria
    • 2003-Dian-Krishna
    • 2004-Artika-Sari-Devi
    • 2005-Nadine-Chandrawinata
    • 2006-Agni-Pratista
    • 2007-Putri-Raemawasti
    • 2008-Zivanna-Letisha
    • 2009-Qory-Sandioriva
    • 2010-Nadine-Alexandra
    • 2011-2012-Maria-Selena
    • 2013-Whulandary-Herman
    • 2014-Elvira-Devinamira
    • 2015-Anindia
    • 2016-Kezia-warouw