• Home
  • About
  • News
  • Puteri Indonesia 2018 - Sonia Fergina Citra Wakil Indonesia di ajang Miss Universe 2018

Jakarta, 23 November 2018 - Ajang kecantikan Miss Universe memiliki tujuan untuk memberdayakan wanita dalam mengembangkan kepercayaan diri yang mereka butuhkan untuk mencapai hal terbaik pada pribadi mereka. Seorang wanita yang percaya diri memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan nyata di masyarakat, dimulai dari komunitas lokalnya dengan potensi untuk menjangkau khalayak global. Misi organisasi ini adalah menyediakan wadah yang membantu wanita untuk menjadi sosok pribadi terbaik mereka, serta mendorong setiap wanita untuk keluar dari zona nyamannya, menjadi dirinya sendiri, dan dapat mendefinisikan apa artinya menjadi cantik yang seutuhnya. Keyakinan diri adalah kuncinya. Setiap wanita harus percaya diri untuk berdiri dalam situasi apapun.

 

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) dan Mustika Ratu sudah mengirimkan wakil Indonesia ke ajang Miss Universe sejak tahun 1993. Waktu itu, Puteri Indonesia 1992 Indira Soediro mewakili Indonesia untuk pertama kalinya di Miss Universe di Mexico. Dilanjutkan dengan Puteri Indonesia 1994 Venna Melinda yang dikirim ke Manila - Filipina dan Puteri Indonesia 1995 Shanti Manuhutu yang dikirim ke Windhoek - Namibia, ketiganya hadir sebagai peninjau aktif. Pada tahun berikutnya, Puteri Indonesia 1996, Alya Rohali menjadi wakil Indonesia pertama kali mengikuti kegiatan karantina penuh Miss Universe 1996 di Las Vegas - Amerika Serikat.

 

Pada tahun 2005, Yayasan Puteri Indonesia kembali mengirimkan wakilnya yaitu Puteri Indonesia 2004 - Artika Sari Devi ke ajang Miss Universe di Bangkok Thailand dan sampai saat ini tercatat Indonesia telah berhasil meraih prestasi di ajang Miss Universe, antara lain:

 

  1. Puteri Indonesia 2004, Artika Sari Devi - Top 15 Miss Universe 2005 di Thailand
  2. Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman - Top 15 Miss Universe 2013 di Rusia
  3. Puteri Indonesia 2014, Elvira Devinamira - Best National Costume dan Top 15 Miss Universe 2014 di Amerika Serikat
  4. Puteri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Putri - Top 15 Miss Universe 2015 di Amerika Serikat
  5. Puteri Indonesia 2016, Kezia Roslin Cikita Warouw - Miss Phoenix Smile dan Top 13 Miss Universe 2016 di Filipina.

 

Adapun tujuan keikutsertaan Puteri Indonesia dalam acara ini antara lain adalah untuk memberdayakan setiap perempuan untuk memiliki kepercayaan diri, serta sarana membina remaja puteri untuk mengembangkan diri mereka.

 

Tahun ini Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu kembali mengirimkan perwakilan Indonesia untuk berkompetisi di ajang Miss Universe 2018. Puteri Indonesia 2018 - Sonia Fergina Citraakan membawa nama Indonesia di ajang kontes kecantikan bergengsi Miss Universe 2018. Puteri Indonesia yang juga berprofesi sebagai Model dan Digital Eksekutif ini akan bersaing dengan finalis dari berbagai negara lainnya dalam karantina Miss Universe 2018 yang akan berlangsung dari tanggal 29 November 2018 sampai pada malam puncak Grand Final yang akan digelar pada tanggal 16 Desember 2018 (waktu Amerika Serikat) di Bangkok- Thailand.

 

Sebagai wakil Indonesia, perempuan yang lahir di Tanjung Pandan, 27 April 1992 ini telah melakukan banyak persiapan. Salah satunya belajar merias wajah dan rambut bersama tim professional make up artist Mustika Ratu, “Sejak awal terpilih menjadi Puteri Indonesia 2018, saya sudah melatih untuk melakukan persiapan yaitu dengan melakukan perawatan kecantikan luar dan dalam di Taman Sari Royal Heritage Spa, belajar merias wajah dan rambut sendiri yang langsung diajarkan oleh Tim Professional Make Up Artist Mustika Ratu,” ungkap Sonia.

 

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, “Saya berharap Sonia bisa meraih hasil terbaik di ajang Miss Universe 2018. Tahun ini target kita adalah Crown Miss Universe for Indonesia. Tentu hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi Sonia dan Indonesia dalam berkompetisi. Namun terlepas dari hal itu, Sonia juga mempunyai misi untuk mempromosikan produk-produk Industri Tradisional Berbasis Budaya karya anak bangsa ke kancah internasional dan memperkenalkan pariwisata dan budaya yang dimiliki Indonesia. Salah satu cara yang dilakukan untuk menunjukan hal tersebut adalah melalui busana yang ditampilkan Sonia pada saat karantina maupun saat kontes berlangsung,” ujar Putri saat konferensi pers keberangkatan Sonia Fergina Citra ke ajang Miss Universe 2018 di Aula Sasono Wiwoho Mangunsarkoro, Menteng- Jakarta Pusat, Jumat (23/11).

 

Sonia juga mendapatkan banyak pembekalan di berbagai bidang seperti kelas Table Manner dari LPPMS (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo), pembekalan tentang current issue, filosofi dan filsafat oleh Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, Prof. Wardiman Djojonegoro, kelas Bahasa Inggris dengan personal native oleh Wall Street English, kelas Public Speaking oleh Talk Inc, pembentukan tubuh (gym) di Gold’s Gym. Sonia juga mendapat perawatan kecantikan kulit dan wajah dari Klinik Dermaster Indonesia dan perawatan gigi dari Pure Dental.

 

Semua persiapan yang dilakukan Sonia ini tak lepas dari dukungan penuh Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu, yang sangat peduli terhadap prestasi perempuan Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di kontes kecantikan Internasional.

 

Sonia juga akan membawakan produk-produk kecantikan dari Mustika Ratu Beauty Queen Series sebagai produk kebanggaan dan unggulan bangsa Indonesia. Keikutsertaan Sonia di ajang Miss Universe 2018 selain diharapkan dapat meraih prestasi juga dapat mempromosikan pariwisata dan budaya bangsa serta produk-produk asli Indonesia di dunia Internasional, sehingga keikutsertaan Sonia dalam ajang Miss Universe 2018 ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia seperti Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

 

Sonia akan membawa beberapa busana karya desainer berbakat Indonesia diantaranya, ANAZ, Ghea Panggabean, Tommy Pancamurti, Anne Avantie dan Dynand Fariz - Jember Fashion Carnaval (JFC).

 

ANAZ merupakan official designer evening gown untuk Sonia di ajang Miss Universe 2018 nanti. Adapun gaun malam yang dibawa antara lain gaun etnik kreasi yang menampilkan perpaduan antara kain songket khas Palembang dengan bordiran indah bermotif bulu Burung Merak yang melambangkan kecantikan serta keanggunan. Tidak lupa taburan mutiara yang menjadi ciri khas gaun rancangan ANAZ. Tak hanya itu, ANAZ juga mempersiapkan gaun malam bertajuk “Anaphalis Javanica”. Gaun malam dengan nuansa keemasan ini mengambil tema Anaphalis Javanica yang terinspirasi dari keindahan bunga Edelweiss yang tumbuh terhampar padang savanna pegunungan Jawa. Bunga Edelweiss sebagai symbol keabadian dan kecantikan dilambangkan dengan taburan Kristal dan mutiara yang menambah keanggunan gaun malam ini.

 

Selain gaun malam, Sonia juga akan membawa National Costume ke ajang Miss Universe 2018. Tahun ini Yayasan Puteri Indonesia dan PT Mustika Ratu Tbk mempercayakan National Costume kepada designer Indonesia bertalenta yang karyanya sudah diakui oleh dunia, Dynand Fariz dari Jember Fashion Carnaval. Tema National Costume yang dibawakan adalah Bird of Paradise“. Keelokan burung Cendrawasih atau sering dijuluki Bird of Paradise (Burung Surga) yang merupakan endemik khas tanah Papua telah menginspirasi untuk mencipatakan karya National Costume kali ini. Bukan tanpa sebab burung ini mendapat julukan Bird of Paradise, keindahan dan keeksotisan warna serta geraknya yang anggun mampu menghipnotis siapapun yang melihatnya. Bulunya memanjang elegan dari sayap hingga ekornya. Teksturnya yang halus serta berwarna merah maroon, kuning dan putih menjadi sebuah kesatuan yang Indah dan mencolok dalam balutan kostum ini. Kecantikannya yang seolah tak membumi, langkahnya yang tak pernah mendarat menapaki tanah, membuat semua berkeyakinan bahwa burung surga ini benar adanya. Serpihan surga yang jatuh ke bumi itu ada di tanah Papua, Indonesia. Hal itulah yang menjadi inspirasi dari National Costume yang akan dibawa Sonia di ajang Miss Universe 2018 karya Dynand Fariz by Jember Fashion Carnaval

 

Kami pun mengucapkan terima kasih kepada para sponsor: Mustika Ratu, Beauty Queen Series by Mustika Ratu, Taman Sari Royal Heritage Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, ANAZ, Ghea Panggabean, Tommy Pancamurti, Anne Avantie, Dynand Fariz – Jember Fashion Carnaval, Albert Yanuar, Anthony Tandyono, Arturro, Clemeintein, Dedy Wijaya, Defrico Audy, Double L Uomo, Jefry Tan, Mahadevi Batik, Maision, Natalia Kiantoro, Paulina Katarina, Tjantingkoe, Topan Sapta, Yuana Tanaya, Hartono Wira Tanik, Le Ciel Design, Elizabeth Wahyu, Wanda Dekafe Shoes, Doley Tobing, Manjusha Nusantara, Bag’s City, Gold’s Gym Indonesia, Klinik Dermaster Indonesia, Pure Dental, Wall Street English, Talk Inc, Bare Skin, Urban Health Diet Catering, Ronny Ario Joewono, MozaWahyu, Robin Alfian, Andi Makawaru dan NARA Kreatif.

 

 

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   

Corporate Communication

Telp. (021) 830 6754

Fax. (021) 830 6603

e-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.