• Home
  • About
  • News
  • Puteri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda Octaviana Situngkir Wakil Indonesia di Ajang Miss Supranational 2018

Jakarta, 5 November 2018 - Miss Supranational adalah kontes kecantikan yang diprakarsai oleh World Beauty Association dengan kantor pusat di Panama, yang diadakan sejak tahun 2009.

Yayasan Puteri Indonesia telah mengirim 5 kali yaitu pada tahun 2013 mengirimkan Cok Istri Krisnanda Widani - Runner Up II Puteri Indonesia 2013 dan mewakili Indonesia pada kontes Miss Supranational 2013 yang meraih posisi Runner Up III. Selanjutnya disusul oleh Puteri Indonesia Pariwisata 2014 Estelita Liana yang berhasil meraih penghargaan Best National Costume yang mengambil tema Warrior Princess of Borneo di Miss Supranational 2014 dan di tahun 2015, Puteri Indonesia Pariwisata 2015 Gresya Amanda yang meraih prestasi Best National Costume yang mengambil tema Mystical Toraja karya Dynand Fariz dan meraih posisi 30 besar (posisi ke 24) dan 10 Besar Best Evening Gown, Puteri Indonesia Pariwisata 2016, Intan Aletrino meraih prestasi Top 7 dan Miss Popular Vote Miss Supranational 2016 dan Puteri Indonesia Pariwisata 2017, Karina Nadila meraih prestasi Top 25 dan Miss Popular Vote Miss Supranational 2017.

Kini di tahun ke enam, Yayasan Puteri Indonesia (YPI), dengan dukungan penuh dari PT Mustika Ratu Tbk kembali mengirimkan perwakilannya, Puteri Indonesia Pariwisata 2018 - Wilda Octaviana Situngkir ke ajang Miss Supranational 2018 yang akan berlangsung di negara Polandia.

Menurut Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, ajang ini merupakan kontes kecantikan internasional ketiga yang diikuti oleh YPI, disamping Miss Universe dan Miss International. “Dengan keikutsertaan Puteri Indonesia Pariwisata dalam ajang ini tentunya sangat efektif untuk mempromosikan Indonesia sekaligus mengenalkan potensi Indonesia di hadapan para peserta yang berasal dari berbagai Negara” ungkap Putri.

Wilda akan bersaing dengan teman-teman finalis dari 82 negara dalam karantina Miss Supranational 2018 yang akan berlangsung padatanggal 18 November dan Grand Final yang akan digelar pada tanggal 07Desember 2018 di MOSIR Krynica Zdroj, Polandia.

Sebagai wakil Indonesia, perempuan yang lahir di Jakarta, 28 Oktober 1993 ini telah melakukan banyak persiapan. “Sejak awal terpilih menjadi Puteri Indonesia Pariwisata 2018, saya sudah berlatih untuk melakukan persiapan yaitu dengan melakukan perawatan kecantikan luar dan dalam di Taman Sari Royal Heritage Spa, belajar merias wajah dan rambut sendiri yang langsung diajarkan oleh Tim Make Up Artist dan menggunakan produk Beauty Queen Series ungkap Wilda.

Selain itu, Wilda juga mendapatkan banyak pembekalan di berbagai bidang seperti kelas Table Manner dari LPPMS (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo), pembekalan tentang current issue, filosofi dan filsafat oleh Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, Prof. Wardiman Djojonegoro, Kelas Bahasa Inggris dengan personal native oleh Wall Street English, kelas Public Speaking oleh Talk Inc, pembentukan tubuh (gym) di Gold’s Gym. Wilda juga mendapat perawatan gigi dari Pure Dental.

Semua persiapan yang dilakukan Wilda tak lepas dari dukungan penuh Yayasan Puteri Indonesia dan PT Mustika Ratu Tbk, yang sangat peduli terhadap prestasi perempuan Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di kontes kecantikan Internasional.

Yayasan Puteri Indonesia kembali mempercayakan Dynand Fariz, pria dibalik kesuksesan Jember Fashion Carnaval (JFC) untuk menciptakan kostum nasional khas Dayak Kalimantan yang bertemakan The Sacred Hudoq. Hudoq artinya menjelma. Diaplikasikan dari tarian topeng Hudoq yang dipercaya bahwa sosok sang penjaga akan menjelma mengusir hama penyakit dan bencana dalam kehidupan. Topeng yang direpresentasikan memiliki beragam bentuk, merepresentasikan  sifat yg dimiliki. Hudoq Urang Tinggung yg merepresentasi bentuk burung Enggang, yg mewakili kebijaksanaan dan merupakan Dewa Pelindung dalam kepercayaan Dayak kuno. Bentuk mata besar, paruh dan mulut terbuka lebar, serta gigi yang mencolok sebagai perwujudan kekuatan dan kehormatan. Sementara daun pisang yang mengelilingi badan penari adalah bentuk dari pengharapan kesuburan dan kesejahteraan.

 

Selain itu, Wilda juga akan membawa evening gown karya desainer lokal berbakat yaitu Eko Tjandra yang mengambil tema Echanting Beauty of West Borneo yang menggambarkan keindahan dan kekayaan alam, etnis, adat, seni dan budaya yg ada di Kalimantan Barat. Menggunakan batik tulis kontemporer yang di design khusus oleh Griya Batik Haryanto Yogyakarta, mengkombinasikan motif ukir-ukiran khas Kalimantan dengan motif pepohonan yang menggambarkan rimbunnya hutan di Kalimantan Barat, dan motif salur-salur yang meliuk-liuk menggambarkan sungai Kapuas sebagai ikon sungai terpanjang di Indonesia. Pemilihan warna warna cerah yang di kombinasikan menggambarkan akulturasi etnis, seni dan budaya yang ada di Kalimantan Barat sebagai perwujudan bentuk kerukunan antar umat beragama dan warga disana. Dengan dibuatnya gaun ini, Eko Tjandra sebagai The Official Evening Gown Designer – Miss Supranational Indonesia 2018 menyiratkan pesan bahwa Wilda sebagai Puteri Indonesia Pariwisata dapat mencintai dan merepresentasikan budaya daerah sebagai produk pariwisata Indonesia untuk lebih dikenal tidak hanya di Indonesia sendiri tetapi juga diseluruh antero dunia.

Wilda juga akan membawa kebaya karya dari Intan Avantie. Selama masa karantina berlangsung, Wilda juga akan membawa busana dari desainer seperti Defrico Audy, Diana M Putri. Untuk sepatu selama masa karantina, Wilda akan membawa koleksi terbaru dari Wanda Dekafe Shoes. Sedangkan untuk aksesoris akan mengenakan perhiasan dari Hartono Wira Tanik, Le Ciel Design dan Elizabeth Wahyu.

Wilda juga akan membawakan produk-produk kecantikan Beauty Queen Series dari Mustika Ratu berupa lipstick dan eye shadow dari Beauty Queen Series sebagai produk kebanggaan dan unggulan bangsa Indonesia. Keikutsertaan Wilda di ajang Miss Supranational 2018 selain diharapkan dapat meraih prestasi juga dapat mempromosikan pariwisata dan budaya bangsa serta produk-produk asli Indonesia di dunia Internasional.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, “Saya berharap Puteri Indonesia Pariwisata 2018 bisa meraih hasil terbaik di ajang Miss Supranational 2018, selain itu juga dapat mempromosikan produk-produk Indonesia dan produk Industri Tradisional Berbasis Budaya serta memperkenalkan pariwisata dan budaya yang dimiliki Indonesia. Salah satu cara yang dilakukan untuk menunjukan hal tersebut adalah melalui busana yang ditampilkan Wilda pada saat karantina maupun saat kontes berlangsung” ujar Putri saat konferensi pers keberangkatan Puteri Indonesia Pariwisata ke ajang Miss Supranational 2018 di Jakarta, Senin (05/11).

Kami pun mengucapkan terima kasih kepada para sponsor: Mustika Ratu, Taman Sari Royal Heritage Spa, Beauty Queen Series by Mustika Ratu, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Klinik Dermaster Indonesia, Pure Dental, Gold’s Gym Indonesia, Wall Street English, Talk Inc, Urban Health Diet Catering, Bare Skin, Eko Tjandra, DynandFariz – Jember Fashion Carnaval, Defrico Audy, Jacobs Adhitya, Diana M Putri, Intan Avantie, Yosep Sinudarsono, Billy Tjong, Missori Clothing, Fruth Butik, Paulina Katarina, Hartono Wira Tanik, Le Ciel Design, Elizabeth Wahyu, Manjusha Nusantara, Albert Yanuar, Mahadevi Batik, Anaz, Nico Nico Mare, Double L Uomo, 5 Asec, Ronny Ario Joewono, Moza Wahyu, Robin Alfian, Denny Tjan, Doley Tobing, Bag’s City dan Uniqlo Indonesia.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut:

Corporate Communication

Telp. (021) 830 6754

Fax. (021) 830 6603

e-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.