• atas new
  • banner website 1
  • homepi1 2017
  • homepi1 material

    Miss Grand International 2016, Ariska Pertiwi Pulang Kampung

    kirim

    Jakarta - Perjalanan Puteri Indonesia RU 3 tahun 2016, Ariska Putri Pertiwi dalam mengikuti ajang Miss Grand International 2016 telah selesai. Indonesia mendapatkan buah manis yang dipetik oleh Ariska. Indonesia bangga atas buah prestasi yang diraih oleh wanita asal Sumatera Utara ini yang berhasil mendapatkan gelar Miss Grand International 2016 dan juga menyabet gelar The Best National Costume yang bertemakan Royal Sigokh karya designer Dynand Fariz.

    Ariska berhasil bersaing dengan 76 Finalis Miss Grand International yang diselenggarakan di West Gate Las Vegas Resort & Casino, Amerika Serikat pada Selasa, 25 Oktober 2016. Ini adalah untuk pertama kalinya untuk Indonesia setelah mengikuti ajang kontes kecantikan internasional dan meraih gelar Miss Grand International. Kebahagiaan ini tentu saja dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia tentunya. Miss Grand International adalah kontes kecantikan yang bertujuan untuk ikut serta menciptakan perdamaian dan menghentikan peperangan. Sejak terpilih sebagai Miss Grand International, Ariska langsung berkantor dan tinggal di Bangkok-Thailand untuk menjalankan tugasnya sebagai Miss Grand International yang membawa misi perdamaian dunia. Kini, Ariska memiliki kesempatan untuk kembali ke tanah air untuk membagi kerinduan dan berbagi cerita prihal kemenangan dan pengalamannya sejak terpilih menjadi Miss Grand International dalam acara jumpa pers dikediaman pendiri PT Mustika Ratu Tbk, DR. BRA. Mooryati Soedibyo di Jl. Ki Mangun sarkoro no. 69 Menteng Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016). Prestasi yang diraih Ariska, tak luput dari peran Mustika Ratu dan Yayasan Puteri Indonesia yang telah mempersiapkan Puteri Indonesia untuk berlaga di ajang Internasional dengan memberikan berbagai macam keahlian dan keterampilan seperti pelatihan tata rias dan hair do dari Moor’s Professional Make Up, Perawatan tubuh luar dan dalam dari Taman Sari Royal Heritage Spa. Seperti yang dikatakan Ariska “ saya sangat beruntung telah mendapatkan pelatihan make up dari Mustika Ratu, ini adalah modal utama saya. Mengikuti kontes kecantikan international tentu saja saya harus tampil cantik setiap saat, untungnya saya sudah terlatih make up dan menggunakan produk produk kosmetik asli Indonesia dari Mustika Ratu, hal ini membuat nilai tambah dan membedakan penampilan saya dari kontestan lainnya. Terima kasih untuk Mustika Ratu dan Yayasan Puteri Indonesia yang telah memberikan support atas prestasi ini .” tuturnya. “ Saya juga merasa bangga ketika mampu memperkenalkan dan mempromosikan produk produk asli Indonesia , khususnya produk Industri Tradisional Berbasis Budaya seperti busana, asesoris, tas, kain dan juga produk produk kosmetik Mustika Ratu yang merupakan produk asli Indonesia. saya juga juga membawa produk produk kecantikan yang telah disiapkan dari Mustika Ratu berupa Lipstik Moors, Footspray dan Hand Cream Zaitun sebagai produk kebanggaan dan unggulan bangsa Indonesia ” ungkap Ariska. Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia (YPI) yang juga National Director Miss Grand Indonesia, Putri K. Wardani sangat senang dengan prestasi yang diraih Ariska Putri Pertiwi. Ia berharap, prestasi Ika ditingkat internasional dapat diikuti oleh Puteri Indonesia lainnya. “Saya bahagia dan bangga karena pada akhirnya anak didik Yayasan Puteri Indonesia, 3RD Runner Up Puteri Indonesia, Ariska Putri Pertiwi mampu memenangkan salah satu lomba kecantikan dunia, Miss Grand International 2016. Hal ini tentu mengharumkan nama bangsa Indonesia. Ika memperkenalkan budaya Indonesia dan memenangkan Best National Costume dengan tema Royal Sigokh dari Lampung karya Dynand Fariz. Begitu juga Ika memperkenalkan produk-produk fashion & beauty dari Indonesia. Sehari-hari penampilan Ika selalu prima dengan ditunjang baju-baju yang terbuat dari kain-kain tradisional rancangan designer-designer andalan Indonesia, seperti Anaz Khairunnas dan Intan Avantie. Begitu pula kecantikan Ika selalu dimaksimalkan dengan pulasan kosmetika kebanggaan Indonesia yaitu Mustika Ratu. Semua upaya itu ternyata tidak sia-sia dan membuahkan hasil. Ika mampu tampil percaya diri dengan produk-produk andalan negeri kita. Mudah-mudahan ini merupakan titik awal diakuinya industry tradisional berbasis budaya kita di tingkat Internasional,” ungkap Putri K. Wardani. Kemenangan Ariska kali ini juga mendapat dukungan dari para alumni Puteri Indonesia khususnya Puteri Indonesia 2014 Elvira Devinamira sebagai promotor yang telah memberikan support kepada Ariska. The Best National Costume ROYAL SIGOKH Yayasan Puteri Indonesia mengucapkan terima kasih Dynand Fariz, pria dibalik kesuksesan Jember Fashion Carnaval (JFC), untuk menciptakan kostum Nasional khas Lampung yang bertemakan “Royal Sigokh”. Sigokh merupakan mahkota khas Lampung dan menjadi simbol keagungan budaya setempat yang dikenakan oleh Kebayan (pengantin) serta Bangsawan. Benda ini dibuat dari lempengan tembaga, kuningan, atau logam lain yang dicat dengan warna emas dan memiliki cabang lekuk berjumlah Sembilan atau tujuh. Keagungan Sigokh sangat menginspirasi wanita Indonesia untuk selalu menjaga kemurnian dan keagungan mahkota budaya ini. Mahkota sebagai lambing keagungan dan kehormatan seorang wanita. Ariska juga mengucapkan terima kasih Kepada Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia dan juga Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Putri K Wardani yang telah memberikan dukungan penuh sejak awal persiapan sampai terpilih sebagai Miss Grand International 2016, kepada Designer National Costume Royal Sigokh Dynand Fariz, dan seluruh designer, kepada pihak yang telah mendukung kesuksesan Ika seperti Taman Sari Royal Heritage Spa, Moor’s Professional Make Up by Mustika Ratu,

    Untuk Informasi Lebih Lanjut:

    Corporate Communication

    Telp. (021) 830 6754

    Fax. (021) 830 6603

    e-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

    Alumni Puteri Indonesia

    • 1992-1993-Indira-Soediro
    • 1994-Vena-Melinda
    • 1995-Shanti-Manahutu
    • 1996-1999-Alya-Rohali
    • 2000-Bernika-Ifada
    • 2002-Melanie-Putria
    • 2003-Dian-Krishna
    • 2004-Artika-Sari-Devi
    • 2005-Nadine-Chandrawinata
    • 2006-Agni-Pratista
    • 2007-Putri-Raemawasti
    • 2008-Zivanna-Letisha
    • 2009-Qory-Sandioriva
    • 2010-Nadine-Alexandra
    • 2011-2012-Maria-Selena
    • 2013-Whulandary-Herman
    • 2014-Elvira-Devinamira
    • 2015-Anindia
    • 2016-Kezia-warouw