• News

Sesampainya dilokasi, Kevin langsung diajak oleh pawang untuk masuk ke kandang yang pertama. Dikandang ini terdapat kurang lebih 30 ekor buaya yang berusia sekitar 5 hingga 15 tahun. Aktivitas buaya yang ada disini tergolong cukup jinak, walaupun sesekali mereka memberikan gerakan spontan seperi meloncat ke kolam. Dikandang berikutnya terdapat kurang lebih 10 hingga 15 ekor buaya yang lebih besar dengan usia sekitar 16 hingga 25 tahun. Buaya yang ada dikandang ini tergolong cukup aktif dan liar. Hal ini terlihat dari seekor buaya yang langsung menghampiri pawang dan Kevin saat pintu kandang dibuka. Dengan keberanian dan arahan dari sang pawang, Kevin memberanikan diri untuk melihat lebih dekat habitat hewan ini. Untuk makanan, buaya disini mengkonsumsi rata-rata 1-2 ekor ayam per hari.

Berbeda dari kandang yang lain, ada satu kandang yang cukup mencuri perhatian yang bertuliskan karantina. Di kandang ini terdapat buaya berwarna putih dengan sebutan Albino yang berusia sekitar 17 tahun. Buaya Albino ini sengaja dipisahkan karena memiliki sifat yang agresif dan kerap kali memangsa kawanan buaya yang lain jika ditempatkan pada kandang yang sama. Kegiatan dilanjutkan dengan melihat habitat buaya yang masih berusia 0 – 4 tahun. Dimana Kevin bersepematan untuk memberikan makanan berupa seekor ayam serta bersentuhan langsung dengan anak buaya yang berusia 6 bulan.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri K. Wadani mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menambah wawasan serta sebagai bentuk tindakan nyata Kevin yang menyandang gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2017. Dimana keseimbangan alam tentu tidak lepas dari flora dan fauna yang hidup didalamnya. “Saya juga berharap dengan adanya kegiatan ini semoga dapat membekali Kevin dalam menginspirasi serta mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam menjaga kelestarian habitat satwa liar. Maraknya illegal loging dan penyiksaan terhadap satwa liar yang saat ini terjadi membutuhkan perhatian khusus tidak hanya dari pemerintah dan pemangku kepentingan saja, namun juga harus didukung dari masyarakat itu sendiri. Dengan mengetahui pentingya kelestarian satwa liar yang dibarengi dengan adanya kerjasama antar masyarakat dan pemerintah, maka oknum-oknum yang melakukan illegal loging  tersebut dapat dicegah bersama.” Ucapnya 

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut:

Corporate Communication

PT Mustika Ratu Tbk

Telp. (021) 830 6754

Fax.  (021) 830 6603

e-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.