• Home
  • News
  • Menjadi Duta Kosmetik Aman, Puteri Indonesia dibekali Pelatihan di Badan POM

Menjadi Duta Kosmetik Aman, Puteri Indonesia dibekali Pelatihan di Badan POM

Jakarta - Semakin gencarnya promosi produk kosmetik dengan melibatkan public figure yang turut mempromosikan produk kosmetik, perlu diimbangi dengan tingkat pengetahuan dan kepedulian masyarakat tentang kosmetik yang aman. Promosi dan informasi kosmetik di dunia daring semakin berkembang dalam bentuk iklan, blog/vlog, toko daring, maupun endorsement oleh selebriti atau public figure idola generasi milenial.

Selama dua hari, dimulai Senin (25/11) Badan POM menyelenggarakan pelatihan pembekalan kepada tujuh orang Puteri Indonesia mengenai kosmetik aman untuk mempertajam pengetahuan dan wawasan sebagai Duta Kosmetik Aman. Acara pelatihan dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Mayagustina Andarini.

Dalam arahannya Mayagustina mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut komitmen bersama Badan POM dan Yayasan Puteri Indonesia guna membekali Puteri Indonesia dalam memberikan pengaruh positif kepada masyarakat untuk memilih dan menggunakan kosmetik yang aman. Sebelumnya, pada Maret 2019, Kepala Badan POM menjadi narasumber dalam Kuliah Umum bertajuk "Peran Puteri Indonesia Sebagai Trendsetter Kosmetik Aman" yang diikuti 39 finalis Puteri Indonesia 2019 yang berasal dari seluruh provinsi.

“Kenapa Puteri Indonesia? Puteri Indonesia dengan motto 3B “Brain, Beauty, Behavior” merupakan influencer yang sangat efektif menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Jadikan citra positif Puteri Indonesia untuk mengajak masyarakat luas agar semakin peduli terhadap pemilihan dan penggunaan kosmetik yang aman,” tutur Mayagustina.

Dalam pelatihan pembekalan ini, Badan POM menghadirkan narasumber dari berbagai lintas sektor, seperti Kementerian Dalam Negeri, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), serta Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Selain itu, pelatihan ini akan membekali peserta dengan topik perizinan dan pengawasan kosmetik, bagaimana menangkal hoaks terkait kosmetik, serta workshop kampanye kosmetik aman di media sosial.

Melalui pelatihan ini, diharapkan Putri Indonesia memiliki kompetensi yang memadai tentang kosmetik sebagai modal dasar memviralkan pesan-pesan kosmetik aman ke masyarakat. (Sumber : pom.go.id)